‘u’ 2.0

Kamu tau?

Tembang yang kau putar malam itu,

Masih jadi musik syahdu

Yang berdendang tiap waktu.

 

Tak pelak kuingat hari Rabu

dan syair-syair rindu.

Ujarnya : “Aku ingin melagu!

Pada ingatan lirih dan sendu,

tentangmu!”

Tapi yang daya ingatku ini mampu,

tak tercipta satu pun awan abu

pada senja yang kita tempuh kala itu.

 

Maka dari itu,

Selalu,

Kiranya tembang ini dapat mengukir pada waktu,

yang waktu itu Rabu,

Hidupnya akan selalu semu.

Bahagia semu,

atau gundah yang juga semu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s